Pergantian Sri Mulyani ke Purbaya Yudhi Sadewa, Apa Dampaknya bagi Ekonomi

Presiden Prabowo menunjuk Purbaya sebagai Menteri Keuangan, publik menanti langkahnya menghadapi target ambisius pertumbuhan 8% dan menjaga defisit 3% PDB.

- Pewarta

Selasa, 9 September 2025 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purbaya Yudhi Sadewa dilantik sebagai Menteri Keuangan, menggantikan Sri Mulyani. (Instrgram.com @pyudhisadewa)

Purbaya Yudhi Sadewa dilantik sebagai Menteri Keuangan, menggantikan Sri Mulyani. (Instrgram.com @pyudhisadewa)

SAAT peluit reshuffle kabinet ditiupkan pada 8 September 2025, banyak yang menatap dengan heran—apakah pergantian Sri Mulyani menjadi penghapus pelita fiskal?

Ketika nama Purbaya Yudhi Sadewa diumumkan, muncul pertanyaan di benak banyak orang.

Sosok bagaimanakah yang secara tiba-tiba harus memikul tanggung jawab menyeimbangkan anggaran dan mimpi 8 % pertumbuhan?

Wajah Baru, Tantangan Lama

Purbaya, lahir di Bogor, 7 Juli 1964, membawa bekal langka: Diploma Teknik Elektro ITB, MSc, dan Ph.D. bidang Ilmu Ekonomi dari Purdue University, Amerika Serikat .

Setelah karier awal sebagai Field Engineer di Schlumberger (1989–1994), dia menapak ke puncak lembaga riset ekonomi dan pasar modal.

Termasuk sebagai Senior Economist, Chief Economist, Direktur Utama Danareksa, hingga Anggota Direksi PT Danareksa (Persero) .

Di ranah pemerintahan, jejaknya membentang luas: staf khusus berbagai Menko, anggota Komite Ekonomi Nasional, Wakil Ketua Satgas Debottlenecking.

Dan puncaknya—Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sejak 3 September 2020 hingga 8 September 2025 .

Kini, ia diangkat sebagai Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam Kabinet Merah Putih (2024–2029) .

Riak Pasar dan Harapan Pemerintah

Langkah ini muncul di tengah suhu politik memanas: protes nasional tentang pajak dan tunjangan anggota dewan.

Sri Mulyani, yang tengah dikejar pelaku kerusuhan hingga rumahnya dirusak, diganti oleh Purbaya untuk menenangkan suasana ekonomi dan publik .

Pasar bereaksi cepat: IHSG turun 1,3 %, sementara rupiah melonjak 0,7 %—tanda pasar menunggu sinyal arah kebijakan fiskal baru dengan tegang.

Analis menyuarakan kekhawatiran bahwa Purbaya lebih “lentur” terhadap keinginan presiden.

Termasuk program ambisius seperti makan gratis di sekolah dan pertahanan yang diperluas, dan bisa menekan batas defisit 3% PDB .

Namun, Purbaya menyampaikan optimisme: capaian 8 % pertumbuhan bukanlah mimpi liar, dan keterlibatannya pemerintah dan swasta menjadi kunci pemulihan cepat .

Catatan Kritis di Antara Harapan dan Tekanan

Ini bukan sekadar cerita pergantian pejabat. Ini tentang kredibilitas ekonomi, pertaruhan keyakinan investor, dan ironi demokrasi yang membara.

Pasar, hingga menjadi objek demonstrasi jalanan, menyorot bahwa kebijakan tak bisa digerakkan tanpa legitimasi publik.

Purbaya bukan asing bagi kekuatan politik. Ia dikenal dekat dengan Luhut Binsar Pandjaitan—sosok sentral di pemerintahan.

Yang secara terang pernah menunjuknya sebagai staf khusus, deputi, hingga tim strategis kabinet.

Apakah ini sinyal bahwa Kemenkeu bakal lebih menjadi corong sekaligus penopang ambisi politik?

Pasang surut jabatannya sedemikian terbentang, namun ujian nyata kini akan datang: menjaga keseimbangan antara narasi fiskal yang berani dan krisis sosial yang belum mereda.

Ke Mana Langkah Berikutnya?

Purbaya berdiri di persimpangan antara stabilitas fiskal dan tekanan ideologis.

Pasar menunggu kata konkret: akankah dia menjaga disiplin anggaran atau lebih mengutamakan target ambisius pemerintah?

Sementara itu, publik menunggu keadilan—jika protes adalah panggilan nurani, maka kementeriannya harus menjawab dengan reformasi, bukan retorika.

Narasi reshuffle ini menjadi kisah tentang siapa yang bertahan dalam arus tekanan: antara teknokrat, politikus, dan suara rakyat yang masih menggema.****

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infotelko.com dan Infoekonomi.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media 23jam.com dan Haiidn.com.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallotangsel.com dan Haisumatera.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

----

Berita Terkait

PR Newswire – PSPI Perluas Distribusi ke 175+ Media Indonesia, Implementasi Mulai Desember 2025
Rosan Dukung Percepatan Kredit: Rp200 Triliun untuk Bank BUMN
CSA Index Turun, Tapi Optimisme Sektor Keuangan Tetap Terjaga
Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil
Gene Bank Jadi Fokus Baru Pertanian, Prabowo Siapkan Dukungan
Komunikasi Visual Perusahaan Bertransformasi Lewat Galeri Foto Pers
Mengelola Reputasi dengan Press Release Berbayar yang Tepat dan Efektif
Kementan Sabet WTP 2024, DPR Minta Fokus pada Hilirisasi dan Ekspor
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 24 November 2025 - 15:47 WIB

PR Newswire – PSPI Perluas Distribusi ke 175+ Media Indonesia, Implementasi Mulai Desember 2025

Rabu, 17 September 2025 - 09:37 WIB

Rosan Dukung Percepatan Kredit: Rp200 Triliun untuk Bank BUMN

Sabtu, 13 September 2025 - 12:26 WIB

CSA Index Turun, Tapi Optimisme Sektor Keuangan Tetap Terjaga

Selasa, 9 September 2025 - 07:39 WIB

Pergantian Sri Mulyani ke Purbaya Yudhi Sadewa, Apa Dampaknya bagi Ekonomi

Sabtu, 6 September 2025 - 05:48 WIB

Cara Efektif Mengundang Jurnalis Ekonomi Agar Acara Liputan Berhasil

Berita Terbaru

Pers Rilis

AI Rudder Perkuat Inovasi Digital CIMB Niaga melalui Solusi AI

Senin, 27 Apr 2026 - 14:29 WIB